Tampilkan postingan dengan label Copy Paste Pesan 'chaiko'. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Copy Paste Pesan 'chaiko'. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Desember 2010

Salah satu alasan mengapa kisah mengenai werewolf bisa bertahan selama ribuan tahun adalah akibat banyaknya laporan penampakan yang terjadi selama rentang waktu itu.

Salah satu alasan mengapa kisah mengenai werewolf bisa bertahan selama ribuan tahun adalah akibat banyaknya laporan penampakan yang terjadi selama rentang waktu itu.

Misalnya, tahun 1790. Dua orang pengembara sedang berada di Wales Utara ketika seekor hewan besar menyerang kuda mereka. Satu kuda mati terbunuh. Peristiwa ini terjadi saat bulan purnama terlihat di atas langit. Banyak yang percaya kalau makhluk yang menyerang mereka adalah seekor werewolf.

Lebih dari 200 tahun setelah peristiwa itu, tepatnya di tahun 1992, juga di Wales, surat kabar lokal memberitakan mengenai makhluk aneh sebesar beruang yang terlihat berkeliaran di tempat itu. Seorang petani sempat melihat makhluk itu saat bulan purnama dan ia menemukan dua ekor dombanya sudah mati. Sebagian orang juga percaya kalau makhluk itu adalah seekor werewolf.

Legenda Beast of Gevaudan yang meneror Perancis tahun 1760an juga sering dianggap sebagai kasus klasik Werewolf.

Para saksi mata yang melihat makhluk itu mendeskripsikannya sebagai makhluk yang mirip dengan anjing atau serigala.

Beast of Gevaudan tercatat melakukan 11 kali penyerangan dimana kebanyakan korbannya adalah wanita dan anak-anak. Para korban tewas ditemukan dengan tubuh termutilasi dan menunjukkan tanda-tanda dimangsa.


Militer Perancis sampai mengerahkan pasukan untuk memburu makhluk itu. Namun, tidak membawa hasil.

Dari antara semua penampakan modern mengenai werewolf, mungkin penampakan yang paling luar biasa adalah apa yang dialami oleh Mrs.Delburt Gregg dari Texas.

Pada suatu malam di tahun 1958, Mrs.Gregg sedang sendirian di kamarnya ketika ia mendengar suara seperti menggaruk di jendelanya. Sekilas, ia bisa melihat adanya seekor makhluk besar berbulu seperti serigala yang sedang menatapnya dengan mata bersinar. Mrs.Gregg juga bisa melihat gigi taringnya yang putih.

Menyadari kehadirannya telah diketahui, makhluk itu kemudian segera berlari masuk ke dalam semak-semak.

Mrs.Gregg bercerita:

"Setelah beberapa saat, aku menyaksikan satu sosok keluar dari semak-semak. Tetapi, aku tidak melihat adanya serigala berbulu lebat. Figur yang terlihat keluar adalah seorang pria yang sangat tinggi yang kemudian berjalan terburu-buru hingga menghilang di kegelapan malam."

Penampakan Mrs.Gregg sangat sesuai dengan gambaran werewolf versi Kisah dalam film.

Pria berpakaian serigala
Ada sebuah peristiwa mengerikan terjadi di kota Bedburg, Jerman, pada tahun 1591. Suatu hari, sekelompok penduduk berhasil mengepung seekor serigala yang masuk ke desa. Lalu mereka mulai menyerang serigala itu dengan kayu. Anehnya, serigala itu tidak berusaha untuk lari atau melawan.

Tiba-tiba, para penduduk melihat hewan itu berdiri dan makhluk yang dianggap sebagai serigala itu ternyata adalah seorang pria paruh baya yang mengenakan kulit serigala. Mereka mengenalinya sebagai Peter Stubbe, salah satu penduduk Bedburg juga.

Para penduduk lalu membawanya ke desa dan mulai menginterogasinya. Stubbe mengakui kalau ia telah membunuh 16 orang, termasuk 2 perempuan hamil dan 13 anak-anak.

Lalu, ia mulai bercerita lebih jauh.

Pada usia 12 tahun, Stubbe sudah tertarik dengan ilmu sihir dan mulai mempelajarinya. Bertahun-tahun kemudian, ia semakin serius mempelajarinya dan bahkan ia memulai perjanjian dengan setan. Tidak butuh waktu lama, Stubbe mulai dipenuhi dengan angan-angan untuk membunuh. Ketika mengincar mangsanya, Ia akan bersembunyi di hutan sambil menyamar menjadi serigala.

Pembunuhan yang dilakukan oleh Stubbe terbilang cukup sadis. Ia biasa merobek tenggorokan korbannya dan menghisap darahnya. Secara perlahan, keinginannya akan darah menjadi tidak tertahankan sehingga ia terus membunuh untuk memuaskannya. Dalam banyak kesempatan Stubbe bahkan memakan daging korbannya.

Yang paling mengerikan dari kejahatan Stubbe adalah kejahatan yang dilakukannya terhadap anaknya sendiri.

Suatu hari, Ia membawa anak laki-lakinya yang masih kecil ke hutan, memecahkan tengkoraknya dan memakan otaknya.

Peter Stubbe tercatat sebagai salah satu pembunuh berantai paling sadis di dalam sejarah dunia. Kejahatan yang dilakukannya begitu mengerikan sehingga pengadilan memutuskan untuk menghukum matinya dengan cara yang tak kalah sadis. Tubuhnya diikat di sebuah roda, lalu, daging tubuhnya dicabik-cabik dengan besi panas. Kaki dan tangannya kemudian dipatahkan dan akhirnya ia dipenggal. Sisa mayatnya lalu dibakar menjadi abu.

Peristiwa pembunuhan Peter Stubbe terjadi pada abad pertengahan dimana Eropa sedang berada pada masa dimana tahayul merajalela. Bisa jadi kisah ini tersebar luas dan menimbulkan rumor mengenai adanya makhluk jadi-jadian bernama Werewolf.

(wikipedia, hellhorror.com)

Wizzard リッパー 10 Desember jam 8:04 Balas • Laporkan Kisah misteri hilangnya James Worson mungkin telah menjadi legenda dan belum terpecahkan hingga saat ini.

Wizzard リッパー 10 Desember jam 8:04 Balas • Laporkan
Kisah misteri hilangnya James Worson mungkin telah menjadi legenda dan belum terpecahkan hingga saat ini.

James Worson merupakan pembuat sepatu yang tinggal di Leamington Spa, Warwickshire, Inggris. Ia memang dikenal sebagai pembuat sepatu yang handal, namun ia juga dikenal sebagai orang yang sombong dan suka membual.

Suatu hari, James Worson mengatakan kepada teman - temannya bahwa dengan kemampuannya, ia mampu berlari hingga puluhan kilometer nonstop. Ia mengatakan jika ia mempunyai tehnik khusus yang tidak dimiliki oleh orang lain. Karena dinilai warga sebagai pembual, mereka lalu menantang James untuk berlari nonstop sampai ke Coventry yang jaraknya mencapai 14 kilometer lebih ( ada yang mengatakan 20 mil ). Dalam keadaan mabuk berat, James pun akhirnya menerima tantangan tersebut. Lalu, pada tanggal 3 September 1873, ia mulai berlari untuk membuktikan ucapannya tersebut.

Selama perjalanan yang melelahkan itu, James ditemani oleh dua orang temannya, yaitu Barham Wise dan seorang fotografer, Hammerson Burns. Dua orang tersebut mengikuti James dari belakang dengan menggunakan kereta kuda untuk memastikan James tidak berbuat curang. Selama perjalanan, James tidak lepas dari pengawasan kedua temannya itu, bahkan mereka bertiga sempat berbincang - bincang sebelum akhirnya James kembali berlari di depan mereka.

Tidak lama kemudian, Wise dan Burns tiba - tiba melihat James tersandung dan jatuh. Ia masih malihat dengan jelas meskipun jarak diantara mereka cukup jauh. Ketika James tersandung, Wise dan Burns mendengar suara jeritan yang mengerikan, kemudian terdengar suara tangisan. Wise mengatakan jika itu adalah suara yang paling mengerikan yang pernah ia dengar. Beberapa saat setelah mereka mendengar suara teriakan James yang mengerikan itu, mereka sampai di lokasi dimana James tersandung dan jatuh, namun mereka menemukan kejanggalan di tempat itu.

James sama sekali tidak ada disana, bahkan di tanah tempat jatuhnya James tidak ditemukan jejak tubuh James. Hal ini membuat mereka berdua heran dan ketakutan, karena James tiba - tiba menghilang sebelum ia sempat mendarat di tanah. Wise dan Burns kemudian mengambil gamabr gambar jejak kaki James yang terakhir sebelum ia menghilang, sekaligus sebagai bukti jika mereka ingin memberitahu warga yang lain.

Tidak lama kemudian, bantuan pun datang dan pencarian segera dilakukan untuk mencari James yang menghilang entah kemana, bahkan warga juga mengerahkan anjing untuk membantu pencarian tersebut, namun James tetap tidak ditemukan dan James dinyatakan hilang secara misterius.

Menurut keterangan beberapa orang, legenda James Worson berkembang menjadi sebuah fenomena supranatural. Konon menurut kisah, arwah James masih terus melakukan tugasnya hingga saat ini, yaitu berlari dari Leamington ke Coventry. Suara - suara derap langkah kaki kerap terdengar di jalan yang diyakini masyarakat sebagai jalan yang dilalui oleh James dahulu.

***

Meskipun legendanya telah dikenal oleh masyarakat, namun kebenaran legenda itu masih diragukan hingga kini. Legenda James Worson diyakini diambil dari cerita pendek yang berjudul "An Unfinished Race" karya seorang jurnalis Amerika, Ambrose Bierce. Ambrose Bierce lahir pada tanggal 24 Juni 1842 dan merupakan seorang editor, jurnalis, penulis cerita pendek, dan lain - lain. Dari sekian karya - karyanya, ia pernah menulis sebuah cerita pendek berjudul An Unfinished Race yang ia publikasikan pada tahun 1873, tahun yang sama ketika peristiwa hilangnya James Worson terjadi.

AN UNFINISHED RACE

James Burne Worson was a shoemaker who lived in Leamington,
Warwickshire, England. He had a little shop in one of the by-ways
leading off the road to Warwick. In his humble sphere he was
esteemed an honest man, although like many of his class in English
towns he was somewhat addicted to drink. When in liquor he would
make foolish wagers. On one of these too frequent occasions he was
boasting of his prowess as a pedestrian and athlete, and the outcome
was a match against nature. For a stake of one sovereign he
undertook to run all the way to Coventry and back, a distance of
something more than forty miles. This was on the 3d day of
September in 1873. He set out at once, the man with whom he had
made the bet--whose name is not remembered--accompanied by Barham
Wise, a linen draper, and Hamerson Burns, a photographer, I think,
following in a light cart or wagon.

For several miles Worson went on very well, at an easy gait, without
apparent fatigue, for he had really great powers of endurance and
was not sufficiently intoxicated to enfeeble them. The three men in
the wagon kept a short distance in the rear, giving him occasional
friendly "chaff" or encouragement, as the spirit moved them.
Suddenly--in the very middle of the roadway, not a dozen yards from
them, and with their eyes full upon him--the man seemed to stumble,
pitched headlong forward, uttered a terrible cry and vanished! He
did not fall to the earth--he vanished before touching it. No trace
of him was ever discovered.

After remaining at and about the spot for some time, with aimless
irresolution, the three men returned to Leamington, told their
astonishing story and were afterward taken into custody. But they
were of good standing, had always been considered truthful, were
sober at the time of the occurrence, and nothing ever transpired to
discredit their sworn account of their extraordinary adventure,
concerning the truth of which, nevertheless, public opinion was
divided, throughout the United Kingdom. If they had something to
conceal, their choice of means is certainly one of the most amazing
ever made by sane human beings.

Well, legenda James Worson memang akan selalu hidup dan diingat oleh masyarakat Inggris karena legenda ini begitu terkenal. Mereka yakin jika legenda James telah ada sebelum jurnalis Amerika itu menulis cerpennya. Memang legenda James Worson masih menjadi misteri hingga saat ini, baik kebenaran ceritanya maupun berbagai kontroversi mengenai kebenarannya. Terlepas dari kontroversinya, ada satu hal yang menarik dalam kisah James Worson ini. Sang penulis cerpen, Ambrose Bierce dikatakan juga menghilang secara misterius pada bulan Oktober 1913.

( wikipedia, gutenberg.org, listverse.com )